Roh
Kudus pada Hari-hari Terakhir
(Yoel 2, Yakobus 5, Wahyu 3)
Roh Kudus: Pelajaran 13
Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Ó1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian
Apakah saudara ingin agar Yesus kembali dan membawa saudara ke sorga bersamaNya? Apakah saudara sudah lelah dalam hidup yang penuh dosa, kesusahan, penderitaan, kesedihan dan pertikaian? Alkitab mengatakan kepada kita bahwa ada perkara-perkara khusus yang akan terjadi pada “hari-hari terakhir.” Salah satu “perkara” yang akan terjadi adalah bahwa Roh Kudus akan menjadi teramat aktif. Apa yang akan dilakukan oleh Roh Kudus? Akan siapkah kita? Mari mulaikan pelajaran Alkitab kita dan temukan apa yang akan dilakukan oleh Roh Kudus!
1.
Pendekatan Allah pada
Akhir Zaman
1.
Baca Yoel 2:1-2.
Mengapa kita harus gemetar saat Yesus datang? Mengapa kita harus membunyikan
alarm? Mengapa saat itu menjadi “hari gelap gulita dan kelam kabut” bukannya
hari terbaik dalam hidup kita? (Peringatan ini ditujukan kepada semua orang,
bukan hanya bagi orang Kristen. Setiap orang perlu menanggapi Kedatangan Yesus
yang Kedua Kali dengan serius.)
1.
Mengapa Allah datang
dengan bala tentaraNya? (Hal ini memberikan gambaran luar biasa dalam benak
kita. Kelihatannya, Allah sedang mendatangi “daerah musuh.” Mayoritas penduduk
dunia mestilah memusuhi kedatangan Yesus.)
2.
Baca Yoel 2:3-5.
Pusatkan pada ayat 4-5 yang menerangkan bala tentara Allah. Apakah bala tentara
tersebut diperlengkapi dengan peralatan mekanis? Jika saudara hendak
mengambarkan sebuah tank sementara saudara masih hidup di zaman di mana mobil
belum dikenal, saat kuda dan kereta merupakan peralatan militer “mutakhir,”
bagaimana saudara akan menggambarkan tank tersebut?
1.
Pasukan seperti apa
yang dapat “melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung?” (Allah memiliki
angkatan udara yang menggoncang imajinasi.)
3.
Baca Yoell 2:6. Apa
reaksi dunia terhadap Kedatangan Yesus yang Kedua Kali dan serbuan bala
tentaranya?
4.
Baca Yoel 2:12-13. Apa
maksud dari diungkapkannya aspek militer yang dahsyat dari Kedatangan Yesus
yang Kedua Kali? (Menjadi jelas bahwa “militer” hanya berlaku bagi orang-orang
yang telah berbalik dari Allah. Allah tidak ingin mendatangi kita dengan bala
tentara. Ia lebih suka agar kita menerimaNya sebagai Teman dan Allah kita.)
1.
Kerapkali orang-orang
menunjukan reaksi negatif terhadap pekabaran Injil yang mengusung “api neraka
dan belerang.” Apakah pekabaran seperti ini tepat? (Akal sehat dan pertimbangan
memang perlu, tapi dalam Yoel 2 Allah menggunakan pendekatan “biarlah mereka
lihat konsekuensi buruknya.” Kita tentu tidak bisa mengatakan cara itu salah.)
5.
Baca Yoel 2:28-29. Apa
lagi yang Allah gunakan untuk menarik perhatian kepada KedatanganNya yang Kedua
Kali dan perlunya bersiap-siap? (Roh Kudus dicurahkan ke atas umatNya.)
6.
Baca Yoel 2:30-31. Apa
lagi yang Allah gunakan untuk menarik perhatian orang akan perlunya
bersiap-siap bagi KedatanganNya yang Kedua Kali? (Kejadian dramatis di langit.)
7.
Sementara saudara
memikirkan tiga pendekatan yang Allah gunakan agar dunia disiapkan: amaran akan
penghakiman, tanda-tanda di langit, dan pencurahan Roh Kudus, mana dari ketiga
hal ini yang melibatkan kerja sama dengan umatNya? (Kita dapat terlibat
setidaknya dalam dua aspek darinya. Kita memainkan peran penting dalam
mengamarkan penghakiman yang sedang mendekat dan Roh Kudus memberi kekuatan
bagi kita untuk menyampaikan pekabaran Allah untuk akhir zaman. Bandingkan
Wahyu 14:6-12.)
2.
Pencurahan
1.
Mari tengok pekerjaan
Roh Kudus lebih detil lagi. Baca ulang Yoel 2:28. Siapa yang memiliki karunia
nubuat? (Sejumlah besar orang.)
2.
Baca ulang Yoel 2:29.
Pekerjaan Roh Kudus pada hari-hari terakhir dilaksanakan oleh kalangan gender
yang mana?
1.
Mengapa Yoel
menyebutkan bahwa “laki-laki dan perempuan” akan dipenuhi Roh? (Ia menegaskan
bahwa kedua jenis kelamin ini memiliki peran penting sebagai rekan-rekan
sekerja Roh Kudus dalam pekabaran akhir zaman.)
2.
Tingkat ekonomi seperti
apa yang dibutuhkan untuk menjadi orang Kristen yang dituntun oleh Roh? (“Juga
ke atas hamba-hamba” berarti bahwa dalam kemitraanNya Allah tidak
mengesampingkan orang-orang yang tidak punya “status” dalam dunia ini.) Dengan
gamblang Allah mengatakan pada kita bahwa cara kita memandang “pembantu” tidak
sama dengan caraNya memandang mereka. Gender, status sosial, tidak jadi soal
bagiNya.)
3.
Siapkah saudara
menghadapi gereja yang demikian? Gereja di mana hampir setiap orang sepertinya
nabi?
1.
Dengan adanya Roh Kudus
yang berbicara amat langsung kepada kita, akankah kita membutuhkan Alkitab? (Baca
1 Tesalonika 5:19-21. Alkitab kita akan jadi lebih penting dari sebelumnya.
Dengan begitu banyak orang yang mengaku berbicara bagi Allah, kita perlu
menilai mereka (“ujilah segala sesuatu”) dengan standar Alkitab yang tak lekang
oleh waktu.)
3.
Kapan?
1.
Baca Yakobus 5:7-8.
Yakobus membandingkan pekerjaan kita dengan pekerjaan petani. Mengapa pekerjaan
Roh Kudus itu laksana hujan? (Hujan turun di musimnya untuk memacu pertumbuhan
tanaman.)
1.
Apa yang bisa kita
lakukan untuk mempengaruhi turunnya hujan?
2.
Di awal seri pelajaran
ini kita telah pelajari cerita Pentakosta dalam Kisah 2. Mari ulangi beberapa
ayat. Baca Kisah 2:1-4. Apakah hal ini mengingatkan saudara akan nubuatan Yoel?
(Baca Kisah 2:14-16. Petrus secara khusus mengidentifikasikan kejadian ini sebagai
penggenapan nubuatan Yoel 2.)
1.
Bagaimana para murid
tersebut bersiap bagi Pentakosta? (Baca Kisah 1:4-5 dan Kisah 1:14. Seperti
halnya petani, mereka menunggu. Namun, sementara menunggu mereka mendoakan
karunia Roh Kudus. Kita harus melakukan hal yang sama.)
4.
Laodikia
1.
Baca Wahyu 3:14-16. Apa
yang salah dengan orang-orang di jemaat Laodikia? (Mereka kehilangan “panas,”
mereka tidak memiliki “api.”)
1.
Apa yang memberi “api”
pada umat percaya? (Baca Roma 12:11. Semangat rohaniah adalah “api” kita.
Orang-orang ini tidak cukup memiliki Roh Kudus.)
2.
Kita akan loncati dua
ayat. Baca Wahyu 3:19-22. Apa yang diwakili oleh jemaat Laodikia? (Daftar
jemaat-jemat ini tidak sekedar jemaat harfiah yang ada ketika itu, namun juga
melambangkan gereja Kriten dari waktu ke waktu. Jadi, karena Laodikia adalah
yang terakhir dalam daftar, ia mewakili gereja pada hari-hari terakhir.)
1.
Apakah ada bukti dalam
ayat-ayat ini yang mendukung gagasan bahwa Laodikia adalah gereja di hari-hari
terakhir? Alasan kenapa saya meloncati dua ayat adalah karena Wahyu 3:19-22
dapat dipahami sebagai Yesus menunggu untuk datang kali kedua dan menjemput
anak-anakNya kembali ke sorga bersamaNya. Ia berkata pada jemaat terakhir,
“Saya sedang menunggu!”)
2.
Siapa yang sedang coba
menerobos masuk kepada orang-orang Laodikia dengan pekabaran bahwa mereka
miskin? (“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh.”
Roh Kudus sedang bekerja untuk menembusi dinding hati kita yang keras.)
3.
Ada gambaran dalam buku
Yoel tentang jemaat di hari-hari terakhir yang bernyala-nyala dengan Roh Kudus.
Ada perlambangan dalam buku Yakobus tentang Roh Kudus yang datang sebagai
“hujan akhir” agar panen siap. Kemudian ada gambaran mengerikan tentang jemaat
di hari-hari terakhir yang suam-suam kuku. Bagaimana saudara mempertemukan
ketiga gambaran ini untuk memperoleh pemahaman akan pekerjaan Roh Kudus pada
hari-hari terakhir?
4.
Coba ambil ayat-ayat
yang tadi kita loncati untuk menemukan jawaban bagi pertanyan sebelumnya. Baca
Wahyu 3:17-18. Apa solusi bagi kondisi orang-orang Laodikia? (Mendapatkan mata
baru untuk mengenali kondisi rohani mereka, mendapatkan emas yang dimurnikan
dalam api dan mengenakan jubah kebenaran.)
1.
Berapa banyakkah dari
perkara tersebut yang merupakan pekerjaan Roh Kudus? (Semuanya merupakan
“pekerjaan Roh.” Kita telah melihat gambaran akhir zaman dari jemaat yang
suam-suam kuku. Kaya dan mandiri. Dari jemaat tersebut bangkit suatu kelompok
yang dinyalakan oleh Roh Kudus. Manakala “hujan akhir” tiba, mereka ini adalah
orang-orang yang oleh kuasa Roh menyadari ketelanjangan rohani mereka, dan
berbalik pada Allah. Roh Kudus mengobarkan mereka menjadi kelompok perkasa yang
memiliki hubungan istimewa dengan Roh Kudus. Mereka memiliki kuasa rohani yang
istimewa. Kelompok yang menyala-nyala ini membawa tuaian akhir sebagai
persiapan bagi Kedatangan Yesus yang Kedua kali.)
5.
Sobat, maukah saudara
menjadi bagian dari kelompok yang menyala-nyala ini yang menyiapkan orang-orang
bagi Kedatangan Yesus yang Kedua Kali? Roh Kudus menghimbau saudara untuk mengenali
kondisi rohani saudara dan berbalik kepadaNya agar memperoleh api yang baru dan
penglihatan yang jernih!
5. Pekan depan kita mulaikan pelajaran kuartal baru tentang Injil, 1844 dan penghakiman.